Edukasi dan Pengelolaan Gaya Hidup Penyakit Sindrom Metabolik Pada Lansia di Kecamatan Pedurungan, Semarang

Authors

  • Airina Maharyani Universitas Islam Sultan Agung Author
  • Putri Anggraini Universitas Islam Sultan Agung Author

Keywords:

Edukasi, Gaya hidup, Sindrom metabolik

Abstract

Sindrom metabolik memiliki angka kejadian sebesar 25%. Penyakit ini memiliki gejala yaitu pasien memiliki ukuran lingkar pinggang ≥90 cm pada laki-laki dan ≥80 cm pada perempuan, hipertrigliserida,  kadar HDL kolesterol yang rendah, hipertensi dan diabetes mellitus Faktor gaya hidup yang tidak sehat, seperti pola makan tinggi lemak dan gula serta kurangnya aktivitas fisik, berperan penting dalam munculnya sindrom metabolik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya kelompok lansia, mengenai sindrom metabolik dan pengelolaan gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan. Edukasi dilaksanakan menggunakan metode ceramah yang dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Efektivitas kegiatan diukur melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan diikuti oleh 32 peserta yang merupakan masyarakat RT 09 Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 12% setelah pelaksanaan edukasi, dengan kategori peningkatan baik. Analisis statistik menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test dengan nilai signifikansi 0,004 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai sindrom metabolik dan pentingnya penerapan gaya hidup sehat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-11-30