E-Kabe : Pemberdayaan Tim Pendamping Keluarga berbasis SIG untuk meningkatkan partisipasi KB pada keluarga risiko stunting
Keywords:
Stunting, e-Kabe Plus, Tim Pendamping KeluargaAbstract
Stunting (kerdil) merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kegiatan pemberdayaan tim pendamping keluarga menjadi salah satu upaya penyelesaian masalah stunting dari hulu ke hilir melalui peningkatan kapasitas TPK serta penggunaan sistem informasi e-kabe plus yang dapat membantu TPK dan petugas kesehatan dalam memetakan penggunaan alat kontrasepsi pada keluarga balita stunting sehingga mempermudah TPK dalam melaksanakan kegiatan pendampingan. Inovasi ekabe plus telah dapat memetakan keluarga risiko stunting yang tidak menggunakan alat kontrasepsi dan menjadikan sebagai data dasar pada saat TPK melakukan pendampingan. Setelah pendampingan keluarga dilakukan tingkat partisipasi penggunaan alat kontrasepsi pada keluarga risiko stunting mengalami peningkatan. Sehingga dapat disarankan ekabe plus ini dapat direplikasi di wilayah lokus stunting lain sehingga dapat berkontribusi langsung dalam upaya percepatan penurunan stunting Di kabupaten Tasikmalaya.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Annisa Rahmidini, Yanti Heryanti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Dengan mengirimkan artikel ke JISMA penulis menyetujui bahwa karya tersebut akan diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-SA). Ketentuan lisensi ini mengizinkan:
-
Hak Cipta Tetap pada Penulis: Penulis tetap memegang hak cipta atas karya mereka.
-
Penggunaan Non-Komersial: Pengguna lain dapat menyalin, mendistribusikan, dan menampilkan karya, serta membuat karya turunan selama mereka memberikan kredit kepada penulis asli dan tidak menggunakan karya tersebut untuk tujuan komersial.
-
Berbagi dengan Ketentuan yang Sama: Jika pengguna memodifikasi, mengadaptasi, atau membuat karya turunan dari karya ini, mereka harus mendistribusikan hasil karya mereka di bawah lisensi yang sama dengan karya asli\
Penulis juga memberikan hak kepada JISMA untuk publikasi pertama dan memungkinkan jurnal untuk mendistribusikan artikel tersebut dalam berbagai format dan media.